Filsafat Islam

“Jalur 1 dari arah selatan masuk comuter line tujuan Bogor” suara serak petugas PT KAI membahana dalam stasiun, tak lama commuter line berhenti. Orang-orang segera bergegas masuk kedalam kereta. Akupun meneriaki kakakku yang sedang memakai headset, entah apa yang sedang dia dengarkan.

Pagi itu dalam kereta lumayan ramai, alhamdulillah aku masih dapat bangku. Perasaan, aku  baru saja duduk. Tiba-tiba terdengar suara “Bill bangun Bill, stasiun Cilebut” aku di bangunkan oleh kakakku. Ternyata sepanjang perjalanan aku tertidur dan hampir saja kami ke bablasan. Aku turun dari kereta dalam keadaan segar, lumayan juga tidurku tadi. Suasana di luar stasiun sangat panas dan amburadul. Sebetulnya kakakku  ingin memesan ojek online tapi karena ojek online dilarang mangkal di depan stasiun jadi kami terpaksa menaiki ojek biasa yang sangat mahal dan tidak nyaman, bahkan mereka tidak memiliki helm untuk penumpang tapi yah kami terpaksa naik. Akhirnya sampai juga kami di rumah ustd Ridho, temanku Atala sudah datang. Hari ini muslim travelschoolers berkumpul untuk belajar islamic world view. kita langsung mulai saja ya…

Siapa yang menciptakan Allah?

Dalam bahasa filsafat Allah adalah causa prima yakni penyebab pertama mengapa kita semua ada. Jadi jika ada yang bertanya siapa yang menciptakan Allah, itu pertanyaan yang betul-betul tidak masuk akal. Bagaimana caranya Tuhan diciptakan. Kalau ada yang menciptakan Allah, berati Allah bukan Tuhan, melainkan seperti mahluk yang punya kekuatan terbatas dan ciptaan seperti kita.

Allah tidak butuh sekutu

Saat Rasulollah baru menerima wahyu, Rasulollah mengumpulkan orang Makkah di sebuah bukit. Dan Rasulollah berkata, jika aku berkata ada pasukan yang akan menyerang Makkah, apakah kalian percaya? orang-orang Quraisy bilang, tentu saja kami percaya karena kamu tidak pernah berbohong. Lalu Rasulollah berkata lagi apakah kalian percaya kalau aku bilang ada Tuhan yang bernama Alllah dan Dia Maha Esa. Sejak itu lah orang Quraisy mulai membenci Rasulollah karena itu sangat bertentangan dengan apa yang mereka yakini mereka yakini. Mereka yakin berhala yang mereka buat bisa jadi perantara untuk menyembah Allah, padahal apa yang mereka lakukan itu syiriq. Karena mereka menyekutukan Allah.

Semua materi ini, ada dalam Al Qur’an surat al Baqarah ayat 29, yang artinya “Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”

Al Quran surat As Sajadah ayat 4, yang artinya “Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan”

Al Qur’an surat al Kafh ayat 51, yang artinya   “Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong”

Masyallah, setelah mendengar materi ini aku merasa puas karena dari dulu aku belum mendapat jawaban yang pas, tentang siapa yang menciptakan Allah dan sejak kapan Allah ada. Terimakasih ustad Ridho.

 

`

One comment to Filsafat Islam

  • Eva  says:

    Masyaallah…barakallah.. Bahkan Syabil datang lupa bawa catatan dan ini hasilnya, masyaallah Allahuakbar. Ilmunya langsung masuk ke hati ya Bil..

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>