Membuat pestisida alami


Lama aku tidak bertemu dengan teman-temanku dari KSuper Depok (Komunitas Suka Pendidikan Rumah), rindu rasanya. Alhamdulillah rabu kemarin tanggal 24 Oktober 2018, aku berkesempatan bertemu.

Untuk informasi saja, salah satu kegiatan KSuper adalah berkebun, banyak yang teman-teman tanam diantaranya kangkung, bayam dan pokcoy

Hari sudah agak menjelang siang saat aku, bunda dan Syakira tiba di rumah ammah Lea di daerah pondok Rajeg Cibinong. Ammah Lea ini, ibunya Barra dan Loula. Berikut poto ammah Lea dan kebunnya.

IMG_20181024_113442 Tidak lama menunggu, teman-temanku mulai berdatangan. Ada Suhaib, Zubair, Danish, Karin, Belva, Ahya, Bebeb dan banyak lagi lainnya. Kemudian ammah Evi (ibunya Belva) memandu kami semua.

Ammah Evi bilang menanam sangatlah penting. Mengapa penting? Karena kalau tidak ada orang yang menanam akan terjadi krisis pangan. Seperti contoh negara Venezuela sekarang tengah di landa krisis pangan. Orang-orang mempunyai uang tapi mereka tidak mempunyai sayur akhirnya orang-orang mengantre sampai sepanjang 2 km hanya untuk membeli sayur.

IMG_20181024_102047

Hari ini kami membuat pestisida alami untuk serangga yang menempel dan perangkap hama untuk serangga yang terbang.

Bahan-bahan pestisida alami adalah sebagai berikut :

1. Cabai rawit

2. Bawang putih

3. Daun pepaya

4. Air

5. Blender

6. Wadah

 

Cara membuatnya :

Masukan bawang putih yg sudah dikupas dan cabai rawit kedalam wadah, juga masukan air. Kemudian diblender hingga halus, masukan daun pepaya dan kemudian blender lagi.

Untuk takarannya jumlah bawang putih dan cabai rawit harus seimbang.IMG_20181024_104920

IMG_20181024_105913

IMG_20181024_110044

IMG_20181024_110145

IMG_20181024_110211

IMG_20181024_110429

Setelah halus, difermentasi minimal 3 hari, kemudian di saring. Setelah itu baru disemprotkan ke tanaman.

Kemudian kami juga belajar membuat perangkap hama yang terbang. Bahan-bahannya sebagai berikut :

1. Botol bekas air mineral

2. Cat warna kuning

3. Lem tikus dalam tube

4. Ranting

Cara membuatnya, buka tutup botol air mineral dan plastik merk-nya, kemudian cat secara merata botol, setelah itu diamkan sampai kering. Setelah kering oleskan botol dengan lem tikus. Kemudian tancapkan botol dengan ranting ke tanah didekat tanaman yang terkena hama.

Kenapa harus cat warna kuning ? karena serangga tertarik pada warna yang mencolok.

Kenapa harus lem tikus ? sebab lem tikus tidak kering, jadi serangga akan terjebak.

IMG_20181024_103548

IMG_20181024_104324

IMG_20181024_111212

IMG-20181024-WA0193

IMG_20181024_113031

Ternyata Islam juga mengajarkan tentang bercocok tanam. Ada dua hadist yang saya dapatkan tentang menanam, yakni :

Dari Jabir bin Abdullah RA, dia bercerita bahwa Rasulullah Saw bersabda:
“Tidaklah seorang Muslim menanam suatu tanaman melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR Imam Muslim)

Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah Saw bersabda: “Tidaklah seorang Muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian hasil tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia atau binatang melainkan (tanaman tersebut) menjadi sedekah baginya.” (HR Imam Bukhari). 

Rasa nya sangat senang mengikuti acara ini.  Terimakasih ammah evi dan ammah Lea.

 

 

 

 

 

 

 

2 comments to Membuat pestisida alami

  • Anne  says:

    Wah, ternyata gak susah ya bikin pestisida sendiri. Asyik nih ada panduannya di blog Bibby. Nanti kalau mau bikin, tinggal intip ke sini.

  • Julia  says:

    Asyiik, alhamdulillah, akhirnya mau coba mulai lagi nanam jeruk, kemarin 2 pohon, habis dimakan ulat.. 😀 ga tega nyemprot pakai pestisida..

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>