Mencari hikmah dalam LDK

Aku kini sudah masuk menjadi anggota pramuka penggalang. Pramuka yang aku ikuti adalah pramuka komunitas. Dimana orangtua berperan dalam menentukan apa saja yang akan dipelajari dalam kegiatan kami.

Dalam term ini pramuka kami mengadakan latihan dasar kepemimpinan (LDK).

Hari masih sangat pagi saat aku bangun dan langsung bersiap-siap menuju stasiun Tebet bersama kakakku Ceca. Ini adalah hari yang aku nanti, karena hari ini kami akan pergi LDK ke Cijeruk Bogor.

Persiapan

Sebulan sebelum LDK, para kakak pembina memberi pengarahan pada kami. Menurut mereka, LDK ini akan sangat melelahkan. Jadi kami harus mempersiapkan ketahanan  fisik. kami harus jalan kaki 30 menit atau jalan sejauh 3km, seminggu 3 kali.

Minggu pertama mencoba olahraga aku sangat kelelahan. Memasuki pekan kedua barulah aku mulai terbiasa dengan rutinitas ini.

Aku sangat senang dengan adanya keharusan olahraga karena membuatku jadi mau bergerak dan membuat tubuhku juga jadi lebih segar.

Perjalanan

Kami berkumpul di stasiun Bogor dari situ kami naik angkot yang rasanya seperti dalam oven karena super panas. Dan angkotnya juga brutal, hahahaha karena dia melibas jalanan yg buruk tanpa berusaha mengerem. Kami seperti barang yg tergoncang-goncang dalam sebuah kotak kecil.

Tapi walau begitu perasaanku tetap senang karena aku melakukannya bersama teman-teman.

Hari Pertama

Menurutku hari pertama berjalan terasa sangat panjang. Karena hari pertama isinya materi-materi. Walaupun ada beberapa materi yamg menurutku membosankan tapi aku berusaha untuk melawan rasa bosan itu, karena aku percaya pasti materi itu ada manfaatnya.

Malam saat selesai materi kerelawanan, kami kembali ke tenda. MasyaaAllah pemandangannya luar biasa, aku tidak mengira kota Bogor ternyata indah dilihat dari ketinggian.

Hari kedua

Hari ini seru karena kami lebih banyak melakukan kegiatan lapangan. Seperti memasak, menyembelih ayam dan membuat api serta simpul.

Menurutku manfaat dari kegiatan siang hari kedua ini adalah aku jadi lebih faham tentang bertahan hidup di alam bebas. Walau ikan dan ayamnya sudah disediakan sihhh, ga perlu cape ngejar-ngejar kedalam hutan.

Malamnya ada caraka malam. Dari semua kegiatan LDK ini adalah yang paling seru dan menarik. Kami dilepas beregu, dalam kegelapan malam dan hanya bermodal satu buah senter.

Hal yang aku dapatkan dari caraka malam adalah harus pandai membaca situasi, jangan mudah terjebak dan kekompakan regu harus lebih ditingkatkan.

Hari ketiga

Hari ini ada lintas alam, tadinya kami mau menuju air terjun tapi karena kondisi langit sudah gelap maka kami memutuskan untuk kembali ke perkemahan. Akhirnya kami berkumpul di aula dan membuat pertunjukan masing-masing regu. Pemimpin regu saya membaca puisi sedangkan saya dan 2 anak lainnya menjadi suara latar.

Secara keseluruhan aku menikmati kegiatan LDK ini, jika ada LDK lagi aku insyaaAllah akan ikut lagi.

Terimakasih kak Opal, kak Ali, kak Budi, kak Danta dan kakak-kakak dari menwa UI.

Terimakasih juga pada kak Andhit, kak Siddiq, kak Raken, kak Anggia dan kak Putri yang sayangnya tidak bisa ikut.

Semoga semua kebaikan kakak sekalian, Allah balas dengan kebaikan.

 

 

 

 

 

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>