Tugas K’super

”Bil sekarang tanggal berapa?”

”tanggal 15 bun”

”aduh jauh deh muter nya, mau nyampe depok jam berapa ini?”

Ooww, rupanya bunda memikirkan tentang peraturan ganjil genap untuk setiap kendaraan roda empat, yang melewati ruas jalan DI Panjaitan untuk memasuki tol Jagorawi. Tapi alhamdulillah jalan menuju depok tidak macet sehingga kami tidak telat sampai di Masjid Nurusallam.

Sesampai nya disana banyak teman-teman lain yang sudah hadir. Tak lama setelah itu aku dan teman teman ku mendapat pengarahan dari amah Wulan. Pengarahanya, tentang bagaimana adab bertamu dan  ustad yang akan kami datangi hari ini ustad adalah ustads Abdullah Haidir. Setelah tu kami dibagi-bagi dalam rombongan kecil untuk menumpang mobil menuju lokasi rumah ustad.

”Asslamualaikum ustad” lalu terdengar suara pintu di buka ”waalaiikum sallam ayo ayo silahkan masuk”. Kami di sambur ramah oleh ustads Abdullah Khaidir. Setelah itu kami semua satu persatu bersalaman, bersalaman termasuk dalam adab ketika kita bertemu dengan seseorang.

Pembahasan hari ini adalah apa hikmahnya Rusulullah SAW di turunkan di jazirah arab khusus nya kota makkah. Sebetulnya agak sulit untuk tau pasti apa hikmahnya tapi para ulama sepakat ada beberapa hikmah mengapa rasullulah SAW di turunkan di makkah.

1. Jazirah arab berada tepat di posisi tengah bumi. Apa kaitannya? Karena jazirah arab berada di tengah bumi membuat saat Rasullullah Berdakwah menjadi gampang menuju kemana saja.

2.Karena saat itu Jazirah arab bukanlah pusat kekuatan dunia, jika Rasululllah SAW diutus di negeri pusat kekuatan dunia yang saat itu adalah Romawi dan Persia,maka Rasullullah akan sibuk berperang.

3. Jazirah arab memiliki suhu yang ekstrem, jika musim panas maka akan sangat panas, jika musim dingin maka akan sangat dingin. Ini membuat para pendakwah bisa mengatasi iklim negara mana pun. Bahkan ustad Khaidir saat tinggal di saudi Arabia bercerita bahwa jika musim panas maka air keran tidak bisa langsung di gunakan, karena suhu air yang terlalu panas

4. Faktor bahasa. Bahasa arab adalah bahasa yang sangat kuat. Dari jaman dulu hingga sekarang bahasa arab tidak banyak berubah. Bahasa arab juga mudah di pahami. Juga pada saat itu bahasa arab banyak di gunakan oleh bangsa lain.

Acara berlangsung kurang lebih satu jam 30 menit. Tidak terasa, mungkin karena cerita ustad yang seru.

Dari rumah ustad Khaidir, kami tidak langsung pulang ke rumah masing-masing. Tapi kami menuju masjid Nurussalam terlebih dahulu untuk refleksi. Refleksi  apakah kegiatan barusan, apakah diri  ini sudah memenuhi adab dalam bertamu dan lain sebagainya. Setelah refleksi barulah kami pulang ke rumah masing-masing

Terimaksih ustad Abdullah Khaidir, semoga saya bisa seperti ustad, tinggal di kota yang diberkahi Allah.  Dan terimakasih juga untuk kawan-kawan  K’super.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>